MEMBIASAKAN MENULIS SETIAP HARI

Hallo selamat siang, ketemu lagi dengan saya juragan Katol Timur. Seperti biasa saya akan corat coret disini tentang pengalaman yang mungkin bermanfaat untuk semua orang, khususnya anda yang saat ini sedang bekunjung ke blog ini.

Seperti hari hari sebelumnya semenjak mempunyai blog saya selalu menyempatkan menulis untuk mengisi blog yang masih baru ini. Karena kemapuan menulis yang saya miliki masih terbatas maka tulisan yang saya publish di blog ini hanyalah berupa curhatan yang disampaikan melalui bahasa yang sederhana dan acak-acakan.

belajar menulis

Oleh karena itu saran dan masukan dari anda senantiasa saya tunggu demi perbaikan kedepan. Pada dasarnya menulis itu tidak lah sulit. Bahkan bisa dibilang setiap orang mempunyai potensi menulis. Hanya saja potensi yang masih terpendam tersebut perlu digali melalui latihan secara konsisten agar semakin harus semakin berkembang.

Dari kerangka dasar ini dapat dikatakan bahwa menulis itu bukan masalah bakat tapi erat kaitannya dengan pembiasaan. Kalau boleh dicontohkan menulis itu sama dengan orang naik sepeda. 

Pada saat pertama kali menaiki sepeda maka seseorang itu akan jatuh berkali-kali karena masih belum seimbang. Namun walaupun jautuh berkali-kali dia terus mencoba dan mencoba hingga akhirnya lancar mengendarai sepeda. Coba dibayangkan seandainya ketika dia jatuh kemudian tidak mencoba kembali maka sampai kapan pun dia tidak akan bisa mengendarai sepeda. 

Begitu pula dengan menulis. Pada awalnya menulis itu sangat sulit.kita yang baru memulai berkesimpulan bahwa menulis itu ditentukan oleh bakat. Orang yang tidak punya bakat mustahil bisa menulis.
Itulah kesimpulan yang diambil ketika pertama kali memulai merangkai kata. Kesimpulan ini sangat tidak sesuai dengan kenyataan. Kenyataan yang sesungguhnya sangat kontras dengan kesimpulan diatas.
Tadi sudah dikatakan menulis tidak jauh beda dengan orang yang baru menaiki sepeda. Ketika baru pertama kali memegang bolpen dan kertas lalu  mencoba menulis  maka dia akan merasa kesulitan menuangkan apa yang dipikirkannya menjadi tulisan. Hal ini disebabkan kita masih belum terbiasa mengurutkan pikiran kita secara sistematis. Padahal bahasa tulisan itu menuntut kita untuk berpikir secara runtut dan sistematis.

Nah, sesungguhnya belajar menulis itu sebenarnya bukan menulis itu sendiri yang kita pelajari. Akan tetapi yang kita pelajari adalah melatih otak kita agar bisa mengurutkan pikiran kita sehingga menjadi runtut.

Hal ini dikarenakan sebagian besar dari kita sudah bisa membaca dan menulis huruf yang kita perolah dari sekolah dasar. Disamping itu, kita sudah terbiasa menyampaikan ide atau gagasan bahkan cerita pada forum percakapan sehari hari. 

Nah, jika kita bisa melalukab itu maka seharusnya kita juga bisa menyampaikannya melalui tulisan. Namun kenyataannya tidak demikian. Pertanyaannya sekarang apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi? Yaitu gagasan ada dan menyampaikan gagasan itu melalui lisan sangat lancar tapi kenapa begitu disuruh menuliskan gagasan itu dia tidak bisa.

Nah, disini saya akan menjawab pertanyaan tersbut yang mungkin bisa memacu semangat teman teman sekalian untuk terus berjuang belajar menulis. 

Diatas sudah disinggung bahwa menulis itu sangat erat hibungannya dengan kebiasaan. Semakin terbiasa maka akan semakin lincah menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan.

Oleh karenanya bagi anda yang sampai saat ini mengalami kesulitan dalam menulis anda harus meyakinkan diri anda bahwa kesulitan itu bukan menandakan bahwa anda tidak bisa menulis. Akan tetapi anda masih belum terbiasa. 

Nah, yang harus kita lakukan adalah membiasakan diri menulis setiap hari dengan menyediakan waktu setidaknya satu jam disela_sela kesibukan aktivitas harian kita untuk menulis. 

Selanjutnya ketika kita sudah menyediakan waktu maka sebisa mungkin menaati jadwal yang sudah dibuat. Bahkan ketika suatu saat kita mempunyai kesibukan yang kebetulan berbarengan dengan jadwal menulis yang sudah kita buat maka sebisa mungkin menggesernya dilain waktu pada hari yang sama.
Intinya jangan sampai dalam satu hari tidak menulis.


EmoticonEmoticon