WARKOP TEMPAT MENCARI IDE YANG SANGAT BAIK

Warkop, tempat mencari ide menulis - Hallo selamat siang pengunjung Katol Timur yang baik hati. Saya doakan mudah mudahan kita semua selalu dalam lindunganNya sehingga kita senantiasa bisa beraktivitas dengan baik tak terkecuali bagi kita yang gemar ngeblog.
Kali ini Katol Timur hadir kembali untuk anda dengan membagikan curhatan saya yang mungkin itu itu saja. Walaupun begitu saya berharap anda semua menyukai coretan saya ini.

Warkop Kuda Laut
Suasana di Warkop Kuda Laut

Seperti biasa altivitas menulis yang saya lakukan kebanyakan di luar rumah atau lebih tepatnya tidak di kamar. Karena kalau di kamar seringkali ide tidak kunjung muncul. Walaupun terkadang ide itu muncul tetapi sulit dikembangkan untuk menjadi tulisan yang enak dibaca. Bahkan seringkali tulisan itu tidak selesai-selesai.

Berbeda dengan di luar rumah dimana dengan pemandangan yang lebih luas membuat ide-ide itu cepat muncul. Lebih dari itu, otak terasa fresh dan lancar mengungkapkan apa saja yang ingin dicurahkan.

Hal ini sesuai dengan pengalaman saya dalam menulis curhatan. Bila menulis di kamar paling banter saya bisa menyelesaikan satu tulisan saja. Itupun membutuhkan pengerahan semangat yang sangat tinggi. Jadi untuk menghasilkan satu tulisan saja membutuhkan kekuatan yang maha dahsyat.

Keadaan itu sangat kontras apabila saya menulis di luar rumah. Tempat yang seringkali saya gunakan untuk menulis adalah warkop. Disamping bisa menumpang wifi gratis, otak saya lebih lancar mengeluarkan ide sehingga dengan sekali duduk dengan durasi waktu kurang satu jam saya bisa menyelesaikan tiga buah tulisan. Baca Juga Pokoknya Saya Bahagia Ketika Ngeblog

Kalau ditanya kenapa saya lebih nyaman di warkop dibanding tempat lain, alasan kongkritnya saya juga kurang tahu. Intinya warkop itu tempat yang nyaman buat saya.

Bahkan dengan melihat dan mendengarkan pengunjung warkop berbincang-bincang dengan temannya seringkali saya menemukan ide untuk ditulis. Sehingga ide yang sering menjadi sesuatu yang sulit didapat dengan mudahnya menghampiri saya ketika di warkop.

Selain itu, di warkop kita bisa minum kopi dengan santai. Walaupun duduk agak lama pemiliknya pun tidak marah. Karena memang warkop merupakan tempat yang disediakan untuk mereka yang ingin duduk agak lama.

Ini adalah pengalaman saya secara pribadi. Mungkin teman teman sekalian mempunyai tempat khusus untuk melakukan aktivitas menulis. Jika belum mempunyai tempat khusus yang mendukung untuk melakukan aktivitas menulis tidak ada salahkan teman-teman sekalian mencoba cara saya. 

Bila kebiasaan teman-teman menulis artikel di kamar dan sangat sulit menghasilkan tulisan yang banyak segeralah keluar dari kamar kalian dan carilah tempat yang sekiranya membuat kalian nyaman. Dijamin dengan hanya duduk sementara kalian bisa menulis lebih banyak dibanding menulis di kamar. Tidak percaya silahkan dicoba.

Saat ini sengaja saya ngeblog di warkop disamping karena tidak punya paket internet tempat ini membikin saya mudah mengeluarkan ide. Sudah ada dua tulisan yang saya hasilkan dan dipublish di blog Katol Timur ini. Jika saya terus duduk disini bisa jadi tangan tidak sanggup menuliskan ide yang dengan derasnya mengalir hanya dengan modal minum kopi hitam seharga dua ribu rupiah.

Jadi, mencari ide itu sebenarnya sangat mudah dan tidak mahal. Dengan menulis di warkop kemampuan menulis yang kita miliki akan senantiasa berkembang walaupun dengan otodidak. Dari pada mengikuti kursus menulis dengan membayar sejumlah uang dan hasilnya pun belum tentu memuaskan. 

Saya tidak hendak mengatakan bahwa mengikuti kursus itu jelek dan tidak berpengaruh terhadap kemampuan merangkai kata yang kita miliki. Hanya, saja mengandalkan kursus menulis yang tidak dibarengi dengan latihan yang banyak tidak akan berpengaruh signifikan. Kita boleh mengikuti kursus menulis, dan bahkan dianjurkan namun setelah mengikuti kursus jangan lupa teori yang kita dapat itu kita praktekkan di warkop. Aduuuuuh warkop lagi. Hehehe

Mungkin itu saja dulu yang bisa saya tulis. Saya tidak tahu apa yang kalian peroleh dari membaca tulisan ini. Soalnya saya sendiri bingung apa yang saya tulis di halaman ini.
Ya sudah..daripada semakin tidak jelas arahnya saya akhiri dulu. Sampai ketemu pada postingan selanjutnya.


EmoticonEmoticon